Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Karyawan Gunarso Tancap Gas Siapkan Strategi Ketahanan Pangan di Jakarta
Umum
12 jam yang lalu
Karyawan Gunarso Tancap Gas Siapkan Strategi Ketahanan Pangan di Jakarta
2
Pj Gubernur DKI Canangkan Kampung Siaga TBC
Umum
13 jam yang lalu
Pj Gubernur DKI Canangkan Kampung Siaga TBC
3
Kesit Budi Handoyo Segera Dilantik sebagai Ketua PWI Jaya, Ucapan Selamat Mengalir Deras
Umum
12 jam yang lalu
Kesit Budi Handoyo Segera Dilantik sebagai Ketua PWI Jaya, Ucapan Selamat Mengalir Deras
4
Fabianne Nicole, Miss Universe Indonesia Rilis Single Perdana 'Cinta Yang Salah'
Umum
7 jam yang lalu
Fabianne Nicole, Miss Universe Indonesia Rilis Single Perdana Cinta Yang Salah
5
Afgan Ikut Jadi Bintang Tamu dalam Konser David Foster
Umum
7 jam yang lalu
Afgan Ikut Jadi Bintang Tamu dalam Konser David Foster
6
PWI Jaya Mulai Siapkan Ajang Anugerah MHT Award 2024
Umum
6 jam yang lalu
PWI Jaya Mulai Siapkan Ajang Anugerah MHT Award 2024
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kantor Gubernur Baru Batal Diresmikan, Andre Garu: Gubernur Tak Punya Konsep Pembangunan

Kantor Gubernur Baru Batal Diresmikan, Andre Garu: Gubernur Tak Punya Konsep Pembangunan
Prasasti yang belum ditandatangani Presiden Joko Widodo. (istimewa)
Kamis, 29 Desember 2016 15:45 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Senator NTT, Andre Garu menilai Gubernur NTT, Frans Lebu Raya tidak mempunyai konsep pembangunan.

Hal tersebut diutarakan Andre menyusul Propinsi NTT saat ini mempunyai dua kantor Gubernur. Sementara kantor Gubernur baru yang sebenarnya diresmikan pada Rabu (28/12) kemarin tidak jadi diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut Andre, sebenarnya belum adanya Izin Usaha Bangunan (IMB) terhadap kantor gubernur yang baru didirikan hanyalah hal biasa. Sejatinya konsep pembangunan yang perlu dikaji.

"Yang luar biasanya di NTT ada 2 kantor gubernur. Bukan masalah pemborosan, (tapi) masalah konsep membangun," ujar Andre saat dihubungi, Kamis (29/12).

Andre menegaskan, pemerintah propinsi sebenarnya bukan hanya sekedar membangun tetapi asas manfaat yang di nikmati masyarakat harus menjadi tujuan utama.

Berdasarkan data yang dimiliki Andre, banyak dermaga yang tidak mempunyai kapal yang ditinggal menahun, banyak terminal timbangan tidak ada mobil yang masuk.

"Banyak embung dan sumur tidak ada air dan juga air bersih. Yang ada sisa pipa saja. Banyak terminal dan pasar-pasar kecamatan tidak ada interaksi manusia. Ini tugas pemprov," jelasnya.

Andre juga meminta rakyat NTT dalam memilih pemimpin ke depan supaya tidak memilih pemimpin yang lahir dari bibit korporasi.

"Karena sudah terbukti dari bupati sampai Gubernur bertuan ke Mr. owner lebih utama daripada kepada rakyat. Ini hal-hal reflektif kita semua," pungkasnya. ***

wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/