Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ramai-ramai Kecam Wasit, Baim Wong hingga Raffi Ahmad Suarakan #AFCCurangLagi
Olahraga
13 jam yang lalu
Ramai-ramai Kecam Wasit, Baim Wong hingga Raffi Ahmad Suarakan #AFCCurangLagi
2
Progres Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B di Pekan ke-31 Capai 10,43 Persen
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Progres Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B di Pekan ke-31 Capai 10,43 Persen
3
Pejabat DKI Ini Bakal Mundur Sebagai ASN untuk Jadi Bupati Purwakarta
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Pejabat DKI Ini Bakal Mundur Sebagai ASN untuk Jadi Bupati Purwakarta
4
Persiapkan Indonesia Hadapi Irak, Shin Tae-yong Optimistis Lolos ke Olimpiade 2024 Paris
Olahraga
12 jam yang lalu
Persiapkan Indonesia Hadapi Irak, Shin Tae-yong Optimistis Lolos ke Olimpiade 2024 Paris
5
Momen 26 Tahun BUMN, PLN Terus Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik di Jakarta
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Momen 26 Tahun BUMN, PLN Terus Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik di Jakarta
6
Aditya Raih Norma GM, Eka Putra Wirya: PB Percasi dan Sponsor Bangga
Olahraga
9 jam yang lalu
Aditya Raih Norma GM, Eka Putra Wirya: PB Percasi dan Sponsor Bangga
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Badminton World Championships 2019

Gregoria Dan Fitriani Diminta Lebih Tahan Dan Fokus

Gregoria Dan Fitriani Diminta Lebih Tahan Dan Fokus
Senin, 19 Agustus 2019 00:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution

BASEL - Dua tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani yang akan tampil di Badminton World Championships 2019, diminta untuk lebih tahan di lapangan dan fokus dalam menghadapi lawannya. Hal ini disampaikan oleh pelatih tunggal putri Pelatnas PBSI, Minarti Timur.

Sejak babak awal Gregoria dan Fitriani akan menghadapi lawan yang tak mudah. Di babak pertama Fitriani akan berhadapan dengan Yvonne Li (Jerman). Jika bisa menang, Fitriani langsung ditantang unggulan dua, Tai Tzu Ying (Taiwan).

Sementara Gregoria, setelah mendapat bye di babak pertama. Ia kemungkinan akan berhadapan dengan Busanan Ongbamrungphan (Thailand). Namun sebelumnya Busanan harus melawan Chloe Birch (Inggris) di babak pertama.

Dengan Busanan, catatan pertemuan Gregoria sementara ini tertinggal 1-2. Namun Gregoria punya peluang menang, dengan keunggulan di pertemuan terakhir mereka. Pada Korea Open 2017, Gregoria menang 13-21, 21-9, 21-15 dari Busanan. Jika bisa lepas dari hadangan Busanan, Gregoria akan ditantang Ratchanok Intanon (Thailand).

“Peluang tetap ada. Kalau lihat dari draw bisa untuk Gregoria ke 16 besar, tapi habis itu ketemu Ratchanok. Dengan Ratchanok sudah lima kali kalah. Ratchanok menurut saya sudah matang dan bolanya nyusahin. Untuk tunggal putri menurut saya yang bolanya menyusahkan itu Ratchanok dan Tai Tzu Ying. Berapa kali bola-bola mereka susah untuk pemain Indonesia. Cuma tidak menutup kemungkinan untuk bisa menang. Peluang menang masih ada, 40:60. Kalau mau menang lawan mereka itu harus benar-benar tahan dan siap, harus benar-benar fokus,” jelas Minarti.

“Untuk Fitriani, redraw kemarin cukup mengagetkan. Tapi mau tidak mau siapapun lawan yang dihadapi ya harus siap. Dari pikiran, mental semua harus dipersiapkan. Harus mau maksain di lapangan,” sambung Minarti.

Menghadapi pertandingan World Championships 2019, Minarti menyampaikan persiapan timnya sudah cukup baik. Beberapa kemungkinan kendala teknis dan non teknis pun sudah coba diantisipasi.

“Persiapan sudah lumayan bagus. Tinggal di lapangannya gimana mereka bisa mengatasi semua itu. Soalnya kalau dilihat dari fisik, teknik semua hampir sama. Cuma lawan mereka lebih matang, lebih dewasa, pada poin-poin kritis mereka bisa lebih megang poin dibanding atlet kita,” ujar Minarti. ***

wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/