Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSSI Terima Kasih pada Suporter Yang Dukung Timnas Indonesia
Olahraga
22 jam yang lalu
PSSI Terima Kasih pada Suporter Yang Dukung Timnas Indonesia
2
Rizky Akan Terus Jaga Performa Menuju Olimpiade 2024 Paris
Olahraga
21 jam yang lalu
Rizky Akan Terus Jaga Performa Menuju Olimpiade 2024 Paris
3
Borneo FC Sudah Tampilkan Yang Terbaik, Angga Saputro: Masih Ada Peluang
Olahraga
24 jam yang lalu
Borneo FC Sudah Tampilkan Yang Terbaik, Angga Saputro: Masih Ada Peluang
4
Indra Sjafri Genjot Fisik Timnas U-20 Indonesia
Olahraga
21 jam yang lalu
Indra Sjafri Genjot Fisik Timnas U-20 Indonesia
5
Pemkab Kepulauan Seribu Peringati Pekan Imunisasi Dunia 2024
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Pemkab Kepulauan Seribu Peringati Pekan Imunisasi Dunia 2024
6
Kesit Budi Handoyo Siapkan Pakta Integritas untuk Kepengurusan PWI Jaya 2024-2029
Umum
19 jam yang lalu
Kesit Budi Handoyo Siapkan Pakta Integritas untuk Kepengurusan PWI Jaya 2024-2029
Home  /  Berita  /  Hukum

Alasan Ngantar Sekolah, Siswi SMK di Pekanbaru Malah Digiring ke Hotel dan Ditiduri Berkali-kali

Alasan Ngantar Sekolah, Siswi SMK di Pekanbaru Malah Digiring ke Hotel dan Ditiduri Berkali-kali
Ilustrasi
Kamis, 07 September 2017 18:43 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Siswi kelas dua salah satu SMK di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau bernama Bunga (Identitas disamarkan, red) dinodai teman lelakinya. Awalnya pelaku berdalih akan mengantar korban sekolah, namun justru digiring ke kamar hotel.

GR alias Gus, remaja 19 tahun ini terpaksa berurusan dengan kepolisian, setelah dilaporkan Bunga atas dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Korban yang baru berusia 16 tahun delapan bulan tersebut dinodai berkali-kali oleh teman prianya itu.

Informasi yang dirangkum GoRiau.com, kejadian ini bermula pada Februari 2017 lalu. Gus menjemput Bunga untuk diantar sekolah. Namun diperjalanan, ia membujuk korban kemudian menggiringnya ke sebuah hotel di Pekanbaru. Saat itu pasangan tersebut cuma sebatas ngobrol.

Entah mungkin sudah direncanakan Gus, akhirnya pelaku mengajak Bunga berhubungan intim. Saat itu Korban sempat berupaya berontak, tapi sia-sia saja, karena ia jauh kalah tenaga. Dua kali Bunga digarap hari itu, hingga menjelang sore, ia kemudian diantar pulang oleh Gus.

Rupa-rupanya perbuatan terlarang ini bikin Gus ketagihan. Berlanjut pada Bulan Maret, Pelaku kembali membujuk korban untuk berhubungan badan. Kali ini Gus menebar janji, bakal bertanggung jawab atas perbuatannya itu, membuat Bunga terpedaya.

Tak tanggung-tanggung, hubungan badan itu terjadi sampai enam kali. Tak terima dengan itu, Bunga pun mempolisikan remaja pengangguran tersebut. Setelah menerima laporan ini, Polsek Tenayan Raya pun langsung melakukan penyelidikan, dengan menghimpun keterangan saksi-saksi.

Akhir cerita, Gus pun berhasil diciduk tanpa perlawanan, saat tengah berada disalah satu warnet yang terletak di Jalan Singgalang. "Dia mengakui perbuatannya (Menyetubuhi korban, red). Sekarang sudah diamankan ke Polsek Tenayan Raya," ungkap Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata Kamis (7/9/2017) sore. ***

Kategori:Hukum
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/