Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Berpeluang Raih Norma Grand Master, Aditya Butuh 1 Poin Kemenangan
Olahraga
22 jam yang lalu
Berpeluang Raih Norma Grand Master, Aditya Butuh 1 Poin Kemenangan
2
Kalah dari Uzbekistan, Timnas U 23 Indonesia Masih Ada Peluang Lolos ke Olimpiade 2024 Paris
Olahraga
19 jam yang lalu
Kalah dari Uzbekistan, Timnas U 23 Indonesia Masih Ada Peluang Lolos ke Olimpiade 2024 Paris
3
Momen 26 Tahun BUMN, PLN Terus Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik di Jakarta
Pemerintahan
5 jam yang lalu
Momen 26 Tahun BUMN, PLN Terus Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik di Jakarta
4
Ramai-ramai Kecam Wasit, Baim Wong hingga Raffi Ahmad Suarakan #AFCCurangLagi
Olahraga
3 jam yang lalu
Ramai-ramai Kecam Wasit, Baim Wong hingga Raffi Ahmad Suarakan #AFCCurangLagi
5
Pejabat DKI Ini Bakal Mundur Sebagai ASN untuk Jadi Bupati Purwakarta
Pemerintahan
3 jam yang lalu
Pejabat DKI Ini Bakal Mundur Sebagai ASN untuk Jadi Bupati Purwakarta
6
Pompa Semangat Timnas Indonesia Lolos ke Olimpiade, Erick Thohir: Kasih Lihat Kita Bangsa Yang Kuat
Olahraga
3 jam yang lalu
Pompa Semangat Timnas Indonesia Lolos ke Olimpiade, Erick Thohir: Kasih Lihat Kita Bangsa Yang Kuat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Utut Berharap Lahir Pecatur Tangguh di JCF 2017

Utut Berharap Lahir Pecatur Tangguh di JCF 2017
Istimewa.
Selasa, 16 Mei 2017 18:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Plt Ketua Umum Perngurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi), Utut Adianto memberikan apresiasi kepada para pecatur amatir yang turut memeriahkan Japfa Chess Festival (JCF) 2017 yang digelar di Gedung Serba Guna Gelora Bung Karno Jakarta, 15-19 Mei 2017. Dia berharap mereka bisa meningkatkan kompetisi di tahun-tahun mendatang.

"Beregu itu kan hanya ada dua tahun sekali. Selain Japfa Chess Festival juga ada di Persatuan Catur Jakarta (Percaja). Bedanya kalau di Percaja untuk pemain profesional, kalau di Japfa Chess Festival memang bisa dimainkan oleh para pemain dari klub amatir. Tentu dengan adanya Japfa Chess Festival, kemampuan mereka jadi lebih terasa, meskipun bukan intuk prestasi," tandas pria yang juga anggota Komisi X DPR RI dalam acara pembukaan JCF, Senin (15/5/2017).

Utut juga berharap JCF tahun ini bisa melahirkan bintang-bintang baru demi menambah perbendaharaan atlet-atlet yang bisa diandalkan di dunia internasional.

"Kita sudah melahirkan tujuh Grandmaster (GM) pada 2004. Catur Indonesia ketika itu sedang jaya-jayanya. Tiga GM lainnya, sudah tutup usia. Sisanya saya, Susanto Megaranto, Ardiansyah, dan Cerdas Barus. Dibanding Filipina, kita kalah banyak. Untuk itu saya berharap akan banyak turnamen catur yang diselenggarakan di Tanah Air untuk memunculkan bibit-bibit unggul,” tuntas Utut.

Hadirnya JCF 2017 tidak hanya menghadirkan persaingan sengit dalam perburuan gelar Master Internasional, tapi juga menjadi ajang 'unjuk gigi' bagi para pecatur amatir Indonesia yang tergabung dalam sebuah komunitas. Salah satunya adalah komunitas catur bernama 'Pion Cantik' yang turut meramaikan JCF 2017.

Pada JCF yang digelar untuk kesepuluh kalinya itu, komunitas Pion Cantik yang kini telah beranggotan lebih dari 20 orang itu mengirimkan empat pecatur berbakat mereka untuk turun di dua nomor, yakni beregu dan perorangan.

"Sebagai pecinta catur, kami senang bisa tampil di Japfa Chess Festival. Karena ini kesempatan kita untuk mengasah kemampuan. Apalagi di Japfa Chess Festifal ada nomor beregu. Di beregu, selain saya ada dua teman saya, yaitu Erick dan Affriman. Sementara di nomor perorangan ada Bakri yang sudah meraih gelar Master Nasional (MN)," kata Boston, yang turun di nomor beregu.

Boston dan kawan-kawan sendiri berhasil memenangkan pertandingan pertama melawan Chess Genius dengan skor 2-1. Sementara di nomor perorangan, Bakri berhasil mengalahkan menang 1-0 melawan Jefri. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Umum, Pemerintahan, Olahraga, DKI Jakarta
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/