Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kadispora DKI Optimistis Timnas U-23 Indonesia Raih Tiket ke Olimpiade 2024 Paris
Olahraga
19 jam yang lalu
Kadispora DKI Optimistis Timnas U-23 Indonesia Raih Tiket ke Olimpiade 2024 Paris
2
Tumpukan Sampah di Pesisir Marunda Kepu Dibersihkan
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Tumpukan Sampah di Pesisir Marunda Kepu Dibersihkan
3
Regional Sumatera Mandiri 3X3 Indonesia Tournament Meriah dan Seru, Terima Kasih Medan!
Olahraga
22 jam yang lalu
Regional Sumatera Mandiri 3X3 Indonesia Tournament Meriah dan Seru, Terima Kasih Medan!
4
Shin Tae-yong Optimistis Indonesia Tumbangkan Irak
Olahraga
20 jam yang lalu
Shin Tae-yong Optimistis Indonesia Tumbangkan Irak
5
La Paene Masara : Menyedihkan Nasib Tinju Amatir Indonesia
Olahraga
20 jam yang lalu
La Paene Masara : Menyedihkan Nasib Tinju Amatir Indonesia
6
Pemprov DKI Adakan Nobar Indonesia Lawan Irak di Piala Asia U 23
Olahraga
19 jam yang lalu
Pemprov DKI Adakan Nobar Indonesia Lawan Irak di Piala Asia U 23
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Rencana Edarkan Narkoba Pada Malam Tahun Baru, 3 Orang Ini Malah Dicokok Petugas Bea Cukai

Rencana Edarkan Narkoba Pada Malam Tahun Baru, 3 Orang Ini Malah Dicokok Petugas Bea Cukai
Foto dok. Bea dan Cukai.
Kamis, 29 Desember 2016 13:48 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SEMARANG - Jelang pergantian tahun Bea Cukai terus tingkatkan pengawasan terhadap potensi penyelundupan narkotika di berbagai daerah. Pada hari Rabu (28/12/2016) Bea Cukai Tanjung Emas bersama dengan Bea Cukai Semarang, Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, BNNP Jawa Tengah, dan Kantor Pos Semarang mengadakan konferensi pers pengungkapan dan penggagalan penyelundupan narkoba dari benua Eropa.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Untung Basuki menungkapkan kronologi kasus penyelundupan ini,

"Kecurigaan berawal dari petugas Bea Cukai terhadap sebuah paket pos berisi kotak mainan anak-anak yang berasal dari Jerman. Petugas melakukan pemeriksaan dengan x-ray dan diketahui ada gambar mencurigakan dalam kotak tersebut. Petugas berkoordinasi dengan BNNP Jawa Tengah untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya kepada GoNews.co melalui siaran persnya, Kamis (29/12/2016).

Petugas Bea Cukai dan BNNP Jawa Tengah kemudian melakukan controlled delivery ke alamat penerima paket di Semarang dengan nama penerima YJP. Paket tersebut ditolak dengan alasan tidak ada nama penerima di rumah tersebut. Berselang 5 hari penyelidikan pertama, petugas melakukan penangkapan terhadap seorang pria yang mengambil paket yang diduga berisi ekstasi tersebut di Kantor Pos Pelabuhan Semarang. Diketahui pria yang berinisial ASN ini merupakan suruhan seseorang berinisial EWT.

Tim kemudian melakukan penangkapan terhadap EWT. "Dari pemeriksaan yang dilakukan didapatkan informasi bahwa terdapat 3 paket yang disimpan di beberapa tempat di daerah Semarang," ungkap Untung.

Dari hasil penggeledahan diperoleh lima jenis narkotika golongan I, yaitu Esktasi (1000 butir) asal Jerman, Kokain (2.8 gram) asal Bealnda, MDMA (138.74 gram) asal Polandia, Kethamine (82.67 gram) asal Belanda, dan LSD (1624 lembar) asal Polandia. Ditemukan pula ribuan kapsul kosong yang digunakan untuk mengemas MDMA dengan takaran 1 kapsul berisi 300 ml MDMA.

"Rencananya akan diedarkan di beberapa tempat hiburan malam, kafe, bar, night club, dan karaoke di Semarang menjelang pesta pergantian taun baru 2017 mendatang," ujar Untung.

"Tersangka EWT diketahui memperoleh berbagai jenis narkotika tersebut internet dan dia membelinya dari seubah akun online penjual narkotika dan bertransaksi menggunakan uang virtual," pungkas Untung. ***

wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/