Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Manager Timnas Putra dan Timnas Wanita Indonesia Terisi
Olahraga
9 jam yang lalu
Manager Timnas Putra dan Timnas Wanita Indonesia Terisi
2
Veddriq Juara di Shanghai, Panjat Tebing Selangkah Lagi Tambah Tiket Ke Olimpiade 2024 Paris
Olahraga
8 jam yang lalu
Veddriq Juara di Shanghai, Panjat Tebing Selangkah Lagi Tambah Tiket Ke Olimpiade 2024 Paris
3
Lestarikan Warisan Budaya Batak Lewat Konser Musik Anak Ni Raja
Umum
7 jam yang lalu
Lestarikan Warisan Budaya Batak Lewat Konser Musik Anak Ni Raja
4
Bambang Asdianto Bicara Kesiapan Pemain Timnas Basket Indonesia Jelang SEABA U-18 Women’s di Thailand
Olahraga
9 jam yang lalu
Bambang Asdianto Bicara Kesiapan Pemain Timnas Basket Indonesia Jelang SEABA U-18 Women’s di Thailand
5
Rakor PON XXI di Medan, Menpora Dito Sebut Kesiapan Sumatera Utara Sudah Matang
Olahraga
8 jam yang lalu
Rakor PON XXI di Medan, Menpora Dito Sebut Kesiapan Sumatera Utara Sudah Matang
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Punya Tim Bayangan 400 Orang di Luar Kementerian, Nadiem Tak Percaya PNS Kemendikbud?

Punya Tim Bayangan 400 Orang di Luar Kementerian, Nadiem Tak Percaya PNS Kemendikbud?
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. (Foto: Tempo.co)
Selasa, 27 September 2022 11:37 WIB

JAKARTA - Pernyataan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim di rangkaian United Nations Transforming Education Summit, markas PBB, yang mengaku memiliki tim bayangan dalam mendesain kebijakan, menjadi sorotan Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Macan Effendi.

Dede menilai, di forum internasional, sangat tidak elok Nadiem menyebutkan keberadaan organisasi atau tim bayangan di luar Kemendikbudristek tersebut.

"Menunjukan ketidakpercayaan Menterinya kepada ASN. Jadi seolah-seolah kementeriannya dianggap private sector, ya gak bisa lah," kata Dede kepada wartawan, Senin (26/9/22).

Menurut Dede, semestinya Nadiem menyimpan rapat-rapat soal keberadaan tim bayangan itu. "Misalnya pun ada (tim bayangan) tidak perlu disampaikan di forum terhormat," tegasnya.

Politikus Partai Demokrat ini mengaku kerap mendapatkan keluhan dari para stakeholder pendidikan mulai dari organisasi guru, kampus hingga sekolah yang kesulitan berkomunikasi dengan Nadiem.

"Ketika seluruh stakeholder pendidikan organisasi guru, kampus dan sekolah semua mengeluhkan betapa sulit berkomunikasi dengan Mendikbudristek, tapi disatu sisi ada tim bayangan yang mudah (komunikasi),” pungkas mantan Wagub Jabar ini.

Menteri Nadiem, sebelumnya mengaku memiliki organisasi di luar Kemendikbudristek. Tim organisasi ini bertugas untuk membantu Kemendikbudristek dalam mendesain kebijakan.

Hal ini disampaikan Nadiem pada rangkaian United Nations Transforming Education Summit di markas besar PBB. Saat itu Nadiem berbagi tentang praktik transformasi teknologi dalam pendidikan di Indonesia.

Nadiem mengaku memiliki tim yang terdiri dari 400 manajer produk hingga ilmuwan data. Tim ini bekerja untuk Kemendikbudristek.

"Kami sekarang memiliki 400 manajer produk, insinyur perangkat lunak, ilmuwan data yang bekerja sebagai tim yang melekat untuk kementerian,” kata Nadiem dalam video yang diunggah di Instagram @nadiemmakarim pada Rabu (21/9/22).

Nadiem menjelaskan bahwa tim tersebut bukanlah vendor yang bekerja untuk Kemendikbudristek. Ketua tim organisasi ini setara dengan Dirjen yang ada di Kementerian.

"Tim yang beranggotakan 400 orang, bukanlah vendor untuk Kementerian. Setiap product manager dan ketua tim posisinya hampir setara dengan direktur jenderal yang beberapanya hadir di sini,” kata Nadiem.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Peristiwa, Pendidikan, Pemerintahan, DKI Jakarta
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/