Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSIS Kantongi Licensing AFC Challenge League Dan BRI Liga 1
Olahraga
21 jam yang lalu
PSIS Kantongi Licensing AFC Challenge League Dan BRI Liga 1
2
Heru Budi Hartono Tinjau Lokasi Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Ciliwung
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Heru Budi Hartono Tinjau Lokasi Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Ciliwung
3
Senator Dailami Sesalkan Pengelola Minimarket Memukul Bukan Merangkul Jukir
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Senator Dailami Sesalkan Pengelola Minimarket Memukul Bukan Merangkul Jukir
4
Musisi dan Wartawan yang Tergabung di PSKI Sukses Gelar Halalbihalal
Umum
19 jam yang lalu
Musisi dan Wartawan yang Tergabung di PSKI Sukses Gelar Halalbihalal
5
Avril Lavigne Anggap Teori Konspirasi Tentangnya Sebagai Bukti Awet Muda
Umum
16 jam yang lalu
Avril Lavigne Anggap Teori Konspirasi Tentangnya Sebagai Bukti Awet Muda
6
Arema FC Gandeng Apparel Nasional Musim Depan
Olahraga
21 jam yang lalu
Arema FC Gandeng Apparel Nasional Musim Depan
Home  /  Berita  /  Olahraga
Olimpiade 2020 Tokyo

Meski Alami Cedera, Rahmat Lampuai Angkatan Terbaik

Meski Alami Cedera, Rahmat Lampuai Angkatan Terbaik
Rahmat Erwin Abdullah (Dok. NOC Indonesia)
Rabu, 28 Juli 2021 15:46 WIB
TOKYO - Lifter angkat besi Rahmat Erwin Abdullah berhasil melampaui angkatan terbaiknya saat tampil di kelas 73kg cabang olahraga angkat besi Olimpiade 2020 Tokyo.  Bertanding di Tokyo International Hall Tokyo, Jepang, Rabu (28/7/2021), Rahmat, panggilan akrab Rahmat Erwin Abdullah yang turun di kelas 73kg mencatat total angkatan 342kg. Hasil itu diraih dari angkatan Snatch 152kg plus Clean and Jerk 190kg.

Dengan hasil ini, peraih medali emas SEA Games 2019 Filipina menempati menempati peringkat teratas Grup B yang dihuni 5 lifter tetapi juga melampaui angkatan terbaiknya baik Snatch, Clean and Jerk maupun Total angkatan.

Untuk angkatan Snatch, Rahmat sukses melampuai angkat terbaiknya yang diciptakannya pada Kejuaraan Angkat Besi Asia di Tashkent, Uzbekistan, 20 April 2021 lalu. Angkatan Snacth yang tadinya 148kg bebannya bertambah 3kg menjadi 152kg.
Kemudian, angkatan Clean and Jerk yang tadinya 187 kg bebannya bertambah 3 kg menjadi 190 kg. Dengan adanya penambahan beban 7kg di kedua jenis angkatan itu, Total Angkatan Rahmat yang tadinya 335kg naik menjadi 342kg.

Posisi kedua kelas 73kg Grup B ini ditempati Jorge Adan Cardenas Estrada dari Meksiko dengan Total angkatan 320kg (145kg Snatch dan 175kg Clean and Jerk). Disusul Mahmoud Muhammad S Alhumayo dari Saudi Arabia dengan Total angkatan 306kg (141kg Snatch dan 165kg Clean and Jerk).

Meski berada di posisi teratas Grup B, peringkat Rahmat belum bisa ditentukan karena masih menunggu hasil pertandingan 9 lifter yang menghuni Grup A yang dimainkan malam hari.

Perjuangan Rahmat ini yang mampu memperbaiki angkatan terbaiknya tersebut patut mendapat apresiasi. Apalagi, pemuda berusia 21 tahun ini sempat mengalami cedera paha belakang kanannya saat pemanasan untuk angkatan Clean and Jerk.

"Pas angkat 160kg tadi langsung kecetek paha belakang ini. Nggak tau kenapa? Kalau nggak mungkin bisa lebih angkatan Clean and Jerknya. Tadinya, saya sempat mau menyerah," kata Erwin yang ditemui Tim Media NOC Indonesia.

Menurut Erwin, cedera yang dialaminya untuk pertama kali ini terjadi saat melakukan pemanasan. Saat ngangkat barbel, kata Erwin, pahanya langsung kayak bunyi. "Padahal waktu angkatan Snatch enak banget dan Clean and Jerk juga. Powernya sudah dapat semua," jelasnya. ***

wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/