Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Indonesia Kalah, Gol Jasim Elaibi Paksa Indonesia Terbang ke Paris
Olahraga
20 jam yang lalu
Indonesia Kalah, Gol Jasim Elaibi Paksa Indonesia Terbang ke Paris
2
Persib Bersiap Menyongsong Championship Series
Olahraga
24 jam yang lalu
Persib Bersiap Menyongsong Championship Series
3
Langkah-langkah Mudah Klaim Asuransi Mobil All Risk, Auto Diterima!
Umum
9 jam yang lalu
Langkah-langkah Mudah Klaim Asuransi Mobil All Risk, Auto Diterima!
4
Shin Tae-yong: Masih Ada Kesempatan Indonesia Lolos ke Paris
Olahraga
7 jam yang lalu
Shin Tae-yong: Masih Ada Kesempatan Indonesia Lolos ke Paris
5
Promosi dan Degradasi di Timnas U-16 Selama TC di Yogyakarta
Olahraga
6 jam yang lalu
Promosi dan Degradasi di Timnas U-16 Selama TC di Yogyakarta
6
PT Pembangunan Jaya Ancol Bukukan Pendapatan Rp 255,6 Miliar
Pemerintahan
6 jam yang lalu
PT Pembangunan Jaya Ancol Bukukan Pendapatan Rp 255,6 Miliar
Home  /  Berita  /  Nasional

PPKM Mikro akan Diperluas dan Diperketat

PPKM Mikro akan Diperluas dan Diperketat
Ketua KPCPEN, Airlangga Hartarto (di podium) saat jumpa pers, Jumat (26/3/2021). (gambar: tangkapan layar video setpres)
Jum'at, 26 Maret 2021 19:00 WIB
JAKARTA - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa pemerintah akan memperluas wilayah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro dan memperketat kriterianya.

"Setelah 5 April kita akan menambahkan 5 provinsi lagi berdasarkan data-data yang ada. Sesudah 5 April 2021, kita akan memperketat kriteria PPKM Mikro ini," kata Airlangga dalam pernyataan pers yang dikutip GoNews.co, Jumat (26/3/2021).

Seperti diketahui, 5 April adalah batasan PPKM Mikro yang berlangsung saat ini. PPKM Mikro saat ini, berlangsung sejak 23 Maret 2021 dengan tambahan wilayah meliputi; Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, NTT, dan NTB. Artinya, hingga saat ini sudah ada 15 Provinsi yang terlibat karena sebelumnya sudah ada Sumut, Banten, Jabar, DKI Jakarta, Jateng, Jatim, DI Yogyakarta, Bali, Kaltim dan Sulsel yang menerapkan PPKM Mikro.

Diberitakan sebelumnya, Menkes RI (Menteri Kesehatan Republik Indonesia) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa ada arahan Presiden Jokowi agar Indonesia bisa menjaga capaian PPKM Mikro dan vaksinasi yang sudah berjalan

"Coba dicari titik keseimbangan agar hasil yang sudah bagus-penurunan (kasus positif Covid-19, red) karena PPKM Mikro dan vaksinasi-itu kita tidak kehilangan momentum perbaikannya," kata Budi menuturkan arahan presiden.

Arahan presiden tersebut, menyusul laporan adanya lonjakan kasus Covid-19 di berbagai negara. India dan beberapa Eropa termasuk yang mengalami lonjakan kasus itu. Dampaknya, embargo vaksin pun mulai terjadi di India. Pantauan sementara, lonjakan kasus di beberapa negara terjadi lantaran mobilitas yang agresif dan adanya strain baru corona. Strain tersebut, juga sudah ada di Indonesia sejak Januari 2021.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pemerintahan, Nasional, Kesehatan, DKI Jakarta
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/