Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Promosi dan Degradasi di Timnas U-16 Selama TC di Yogyakarta
Olahraga
23 jam yang lalu
Promosi dan Degradasi di Timnas U-16 Selama TC di Yogyakarta
2
PT Pembangunan Jaya Ancol Bukukan Pendapatan Rp 255,6 Miliar
Pemerintahan
23 jam yang lalu
PT Pembangunan Jaya Ancol Bukukan Pendapatan Rp 255,6 Miliar
3
Sekda DKI Kukuhkan 171 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Sekda DKI Kukuhkan 171 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji
4
Lima Komisi DPRD DKI Sampaikan Rekomendasi Atas LKPJ APBD 2023
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Lima Komisi DPRD DKI Sampaikan Rekomendasi Atas LKPJ APBD 2023
5
Kuasa Hukum Tepis Isu Sarwendah Ajukan Gugatan Cerai kepada Ruben Onsu
Umum
13 jam yang lalu
Kuasa Hukum Tepis Isu Sarwendah Ajukan Gugatan Cerai kepada Ruben Onsu
6
Teuku Ryan Wajib Nafkahi Anak, Ria Ricis Resmi Jadi Janda
Umum
13 jam yang lalu
Teuku Ryan Wajib Nafkahi Anak, Ria Ricis Resmi Jadi Janda
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Waduh, Ada Aksi KAMI Tandingan Di Dekat Tugu Proklamasi Saat Para Tokoh Deklarasi KAMI

Waduh, Ada Aksi KAMI Tandingan Di Dekat Tugu Proklamasi Saat Para Tokoh Deklarasi KAMI
Selasa, 18 Agustus 2020 12:59 WIB
JAKARTA - Puluhan massa tandingan menggelar aksi unjuk rasa saat para tokoh nasional mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (18/8) siang.

Puluhan massa yang turut mengatasnamakan dari sebagai KAMI dengan kepanjangan Kesatuan Aksi Milenial Indonesia (KAMI) turut menggelar aksi di Jalan Proklamasi yang berjarak hanya 100 meter dari Tugu Proklamasi. Puluhan massa aksi tersebut menolak adanya aksi dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia.

Aksi mereka sembari membawa spanduk maupun alat peraga demo lainnya serta menggunakan pengeras suara di dalam mobil komando. Mereka menilai bahwa Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia merupakan sebuah perkumpulan yang akan mengganggu pemerintahan Jokowi saat ini.

"Jangan tulari rakyat dengan virus kebencian pada pemerintah," bunyi tulisan yang ada di poster yang dibawa massa aksi tandingan.

Adanya aksi tandingan ini membuat sejumlah massa yang menggelar deklarasi geram. Mereka meminta aparat kepolisian untuk membubarkan aksi tandingan agar tidak terjadi bentrokan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian pun membuat barikade barisan dengan dua lapis untuk menghindari terjadinya bentrokan antara kedua massa.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/