Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Semangat Claudia Scheunemann untuk Garuda Pertiwi
Olahraga
9 jam yang lalu
Semangat Claudia Scheunemann untuk Garuda Pertiwi
2
Borneo FC Jalani Latihan Perdana Hadapi Championship Series
Olahraga
8 jam yang lalu
Borneo FC Jalani Latihan Perdana Hadapi Championship Series
3
Bali United Fokus Persiapan Leg Pertama Championship Series
Olahraga
8 jam yang lalu
Bali United Fokus Persiapan Leg Pertama Championship Series
4
Elias Dolah Ingin Belajar Surfing
Olahraga
8 jam yang lalu
Elias Dolah Ingin Belajar Surfing
5
Tak Kesulitan Adaptasi, Sonny Stevens Pernah Jadi Striker
Olahraga
8 jam yang lalu
Tak Kesulitan Adaptasi, Sonny Stevens Pernah Jadi Striker
6
Ketum PITA: Tiga Penghargaan Bappenas Bukti Kinerjanya Heru di DKI Moncer
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Ketum PITA: Tiga Penghargaan Bappenas Bukti Kinerjanya Heru di DKI Moncer
Home  /  Berita  /  Peristiwa

PDP Corona Kabupaten Pasuruan Meninggal, Ternyata Idap HIV/AIDS

PDP Corona Kabupaten Pasuruan Meninggal, Ternyata Idap HIV/AIDS
Minggu, 17 Mei 2020 23:26 WIB
PASURUAN - PDP Corona Kabupaten Pasuruan yang meninggal bertambah tiga orang. Jumlah keseluruhan PDP yang meninggal 19 orang.

"Tiga PDP meninggal semua memiliki penyakit penyerta," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, Minggu (17/5/2020).

Ketiga PDP meninggal yakni laki-laki umur 41 tahun warga Kecamatan Gempol, laki-laki umur 65 tahun warga Kecamatan Bangil dan perempuan umur 51 dari Kecamatan Tutur.

"PDP asal Gempol berstatus PDP sejak 3 Mei 2020 dengan keluhan pneumonia dan memiliki penyakit penyerta berupa HIV/AIDS. Tes swab pasien ini negatif," terang Anang.

Sedangkan PDP asal Bangil masuk ke RSUD Bangil sejak 6 Mei 2020 dengan keluhan batuk, sesak, pusing disertai sesak nafas. PDP ini hasil tracing dari petugas dengan status reaktif rapid test.

Sementara PPD asal Tutur merupakan pasien RS Prima Husada Singosari yang dirawat lantaran sesak nafas plus komorbit berupa stroke. Begitu mendapatkan informasi terkait meninggalnya warga ini, petugas dari Puskesmas Tutur langsung membawa jenazah menuju lokasi pemakaman di wilayah Tutur.

"Pemakaman ketiga PDP dilakukan dengan protap pasien COVID-19. Semuanya lancar. Alhamdulillah masyarakat sudah teredukasi sehingga tidak ada penolakan," pungkas Anang.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:DKI Jakarta, Politik, Peristiwa
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/