Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Indonesia Raih Tiket Final Piala Thomas 2024, Jojo: Fajar/Rian Penentu
Olahraga
22 jam yang lalu
Indonesia Raih Tiket Final Piala Thomas 2024, Jojo: Fajar/Rian Penentu
2
Meski Cerai, Ria Ricis dan Teuku Ryan Tetap Jaga Hubungan Baik
Umum
23 jam yang lalu
Meski Cerai, Ria Ricis dan Teuku Ryan Tetap Jaga Hubungan Baik
3
Lawan Chinese Taipei, Fajar/Rian Tambah Keunggulan Indonesia 2-0
Olahraga
23 jam yang lalu
Lawan Chinese Taipei, Fajar/Rian Tambah Keunggulan Indonesia 2-0
4
Ed Sheeran Pilih Fokus Tur, Belum Mau Rilis Lagu Baru Tahun Ini
Umum
23 jam yang lalu
Ed Sheeran Pilih Fokus Tur, Belum Mau Rilis Lagu Baru Tahun Ini
5
Brad Pitt Kepergok Jalan Bareng Ines De Ramon di Pantai Santa Barbara
Umum
24 jam yang lalu
Brad Pitt Kepergok Jalan Bareng Ines De Ramon di Pantai Santa Barbara
6
Indonesia Tertinggal 0-2 dari China, Fadia/Ribka: Hasilnya Belum Sesuai
Olahraga
8 jam yang lalu
Indonesia Tertinggal 0-2 dari China, Fadia/Ribka: Hasilnya Belum Sesuai
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Syair Siak Sri Indrapura Didendangkan dalam Pembukaan Penyerahan Warisan Budaya Tak Benda di Jakarta

Syair Siak Sri Indrapura Didendangkan dalam Pembukaan Penyerahan Warisan Budaya Tak Benda di Jakarta
Kamis, 11 Oktober 2018 10:15 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK - Kabupaten Siak menerima sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Hebatnya sebelum penyerahan sertifikat itu oleh Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Hilmar Farid, acara dibuka dengan penampilan Syair Siak Sri Indrapura, yang dibacakan oleh Winda Harniati.

Gubernur, Bupati dan Walikota se Indonesia yang hadir dan mendengarkan terpukau dan membuat suasana di Gedung Kesenian Jakarta, Rabu (10/10/2018) malam itu menjadi meriah dengan tepuk tangan.

Penampilan syair Siak menjadi promosi Budaya Riau. Untuk Provinsi Riau sendiri mendapatkan sebanyak 14 karya budaya yang sudah ditetapkan sebagai WBTB Indonesia tahun ini.

Ada pun ke-14 karya budaya WBTB 2018 yang diterima Riau tersebut yakni Ghatib Beghanyut (Siak), Syair Siak Sri Indrapura (Siak),Silek Tigo Bulan (Rokan Hulu), Ratik Bosa/Ratik Togak (Rokan Hulu), Lukah Gilo Riau (Rokan Hulu), selain itu, Tari Gendong (Siak, Meranti, Bengkalis).

Selanjutnya, Kayat Kuansing/Kayat Rantau Kuantan (Kuantan Singingi), Nandung Indragiri Hulu (Indragiri Hulu), Silat Pangean (Kuantan Singingi), Belian (Pelalawan), Basiacuong (Kampar), Pantun Atui (Kampar), Badondong (Kampar), Kotik Adat Kampar (Kampar).

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Farid menuturkan, pelestarian warisan budaya perlu diperhatikan baik pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemangku kebudayaan.

Selain itu, ada berbagai kondisi yang perlu dihadapi diantaranya yakni akan mulai hilangnya warisan budaya yang telah ada dari zaman leluhur, maupun pengakuan warisan budaya yang ada di negri kita oleh negara lain.

Menurut dia, hal tersebut dikarenakan kurangnya pengawasan dan kepedulian budaya tak benda yang ada di negara ini.

"Saya mengharapkan kepada gubernur, bupati dan walikota serta pemangku kebudayaan untuk melakukan pembinaan warisan budaya tak benda sebagai kekuatan budaya dalam pembangunan berkelanjutan," harap Farid.

Senada dikatakan Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi yang mengapresiasi pengakuan pemerintah terhadap warisan budaya tak benda yang banyak dimiliki oleh negara ini khususnya provinsi Riau.

"Riau ini kaya dengan beragam budaya, dan Alhamdulillah diakui oleh Pemerintah. Tentu malam ini kita patut bersyukur atas Budaya yang kita punyai, yang belum tentu ada di negara lain. Untuk Kabupaten Siak yang masuk dan mendapatkan Sertifikat yakni Syair Siak Sri Indrapura, Tari Gendong dan Ghatib Beghanyut," tutupnya.***

wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/