Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Veddriq Juara di Shanghai, Panjat Tebing Selangkah Lagi Tambah Tiket Ke Olimpiade 2024 Paris
Olahraga
16 jam yang lalu
Veddriq Juara di Shanghai, Panjat Tebing Selangkah Lagi Tambah Tiket Ke Olimpiade 2024 Paris
2
Manager Timnas Putra dan Timnas Wanita Indonesia Terisi
Olahraga
17 jam yang lalu
Manager Timnas Putra dan Timnas Wanita Indonesia Terisi
3
Bambang Asdianto Bicara Kesiapan Pemain Timnas Basket Indonesia Jelang SEABA U-18 Women’s di Thailand
Olahraga
17 jam yang lalu
Bambang Asdianto Bicara Kesiapan Pemain Timnas Basket Indonesia Jelang SEABA U-18 Women’s di Thailand
4
Lestarikan Warisan Budaya Batak Lewat Konser Musik Anak Ni Raja
Umum
15 jam yang lalu
Lestarikan Warisan Budaya Batak Lewat Konser Musik Anak Ni Raja
5
Rakor PON XXI di Medan, Menpora Dito Sebut Kesiapan Sumatera Utara Sudah Matang
Olahraga
15 jam yang lalu
Rakor PON XXI di Medan, Menpora Dito Sebut Kesiapan Sumatera Utara Sudah Matang
6
Politisi Nasdem Ini Minta Program Pemberdayaan Masyarakat Bagi Jukir Liar
Pemerintahan
1 jam yang lalu
Politisi Nasdem Ini Minta Program Pemberdayaan Masyarakat Bagi Jukir Liar
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Berita Khusus Pilgubri 2018

Ini Jawaban Firdaus Saat Ditanya Pedagang di Kampar Kalau Ekonomi Lesu dan Banyak Pengangguran

Ini Jawaban Firdaus Saat Ditanya Pedagang di Kampar Kalau Ekonomi Lesu dan Banyak Pengangguran
Rabu, 21 Maret 2018 17:33 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
KAMPAR - Pedagang Pasar Danau Bingkuang dan juga Pasar Kampar begitu antusias menyambut kedatangan calon Gubernur Riau nomor urut 3, Dr H Firdaus ST MT, Rabu (21/3/2018).

Firdaus yang juga Walikota Pekanbaru yang sedang cuti kampanye ini tak sungkan berbincang langsung dengan warga yang umumnya para pedagang, apalagi ia juga merupakan putra asli Kampar.

Dalam dialog santai, Firdaus lagi-lagi menekankan pentingnya mendongkrak pertumbuhan ekonomi Riau yang kini tengah lesu, hal ini pula yang kemudian berdampak pada daya beli masyarakat yang demikian rendah.

"Makanya kita perlu mengambil langkah cepat agar hal ini tak mengakibatkan tingginya angka pengangguran karena semakin sulitnya mendapat lapangan pekerjaan, juga sangat memprihatinkan anak anak balita kita yang kelaparan," ujarnya.

Dia pun memaparkan data statistik gizi buruk, yang mana angka penderita gizi buruk di Riau lebih tinggi dari angka nasional, kalau nasional hanya 31 persen sedangkan Riau mencapai angka 39 persen, mengapa anak anak Riau dari negeri yang kaya ini bisa kelaparan di negeri sendiri.

"Bagaimana pepatah orang tua kita dahulu, ayam mati di lumbung padi. Ini jangan sampai terjadi di negeri kita yang kaya ini," tegas Firdaus.

Dilanjutkannya, hal Ini menjadi sebuah motivasi untuk mendoronnya membuat strategi atau inovasi untuk menggerakkan ekonomi Riau untuk tetap tumbuh, paling tidak mencapai angka 8 sampai 9 persen yang sekarang hanya 2,25 persen.

"Jika ini terjadi maka insyaallah dengan keseriusan, kekompakan, sinergitas dengan tim yang super kita akan mampu mengembalikan pertumbuhan ekonomi ke sediakala," sebutnya.

Maka nanti akan terbuka lapangan pekerjaan baik melalui investasi juga dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan seperti UMKM dan koperasi.

"Tentunya dengan semangat entrepreneur muda membangun perekonomian kita agar menjadi pondasi ekonomi kita untuk menuju kesejahteraan," harapnya. (rls)

wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/