Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Manager Timnas Putra dan Timnas Wanita Indonesia Terisi
Olahraga
18 jam yang lalu
Manager Timnas Putra dan Timnas Wanita Indonesia Terisi
2
Veddriq Juara di Shanghai, Panjat Tebing Selangkah Lagi Tambah Tiket Ke Olimpiade 2024 Paris
Olahraga
16 jam yang lalu
Veddriq Juara di Shanghai, Panjat Tebing Selangkah Lagi Tambah Tiket Ke Olimpiade 2024 Paris
3
Bambang Asdianto Bicara Kesiapan Pemain Timnas Basket Indonesia Jelang SEABA U-18 Women’s di Thailand
Olahraga
17 jam yang lalu
Bambang Asdianto Bicara Kesiapan Pemain Timnas Basket Indonesia Jelang SEABA U-18 Women’s di Thailand
4
Lestarikan Warisan Budaya Batak Lewat Konser Musik Anak Ni Raja
Umum
16 jam yang lalu
Lestarikan Warisan Budaya Batak Lewat Konser Musik Anak Ni Raja
5
Rakor PON XXI di Medan, Menpora Dito Sebut Kesiapan Sumatera Utara Sudah Matang
Olahraga
16 jam yang lalu
Rakor PON XXI di Medan, Menpora Dito Sebut Kesiapan Sumatera Utara Sudah Matang
6
Srikandi PLN Mengajar, Mahasiswa LP3I Jakarta Gali Lebih Dalam Peran Humas di Era Digital
Umum
2 jam yang lalu
Srikandi PLN Mengajar, Mahasiswa LP3I Jakarta Gali Lebih Dalam Peran Humas di Era Digital
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Cetak Generasi Emas, Pemerintah Harus Perhatikan Pendidikan Usia Dini

Cetak Generasi Emas, Pemerintah Harus Perhatikan Pendidikan Usia Dini
Wakil Ketua DPD RI, Darmayanti Lubis. (Istimewa)
Sabtu, 17 Maret 2018 19:44 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
MEDAN - Wakil Ketua DPD RI Darmayanti Lubis menganggap pendidikan usia dini sangat dibutuhkan dalam membangun generasi yang berkarakter.

Keberadaan pendidikan usia dini (PAUD) di Indonesia merupakan titik awal yang baik dalam melahirkan generasi emas di masa yang akan datang. Untuk mewujudkan hal tersebut, seorang anak harus diberikan pendidikan sejak usia dini oleh tenaga pendidik yang juga berkualitas.

"Kami dari DPD sudah mencanangkan gerakan generasi emas di tahun 2045. Dimana 100 tahun kemerdekaan kita akan mendapatkan generasi emas. Anak-anak yang punya karakter kebangsaan. Dan guru-guru PAUD berperan penting dalam mendidik anak-anak untuk menjadi generasi emas," ucapnya saat membuka seminar internasional bertema 'Internasional Best Practice in Early Childhood Education' hari Sabtu (17/3) di Aula Martabe Gedung Raja Inal Medan.

Di bidang pendidikan, DPD RI bertugas untuk melakukan pengawasan apakan pendidikan karakter sudah diberikan kepada anak-anak.

Dimana pendidikan karakter harus dilakukan sejak dini, salah satunya melalui Paud. Pendidikan karakter juga dianggap sebagai bekal atas pengaruh-pengaruh negatif dari lingkungan terhadap seorang anak, seperti narkoba, perlaku bullying, ataupun kekerasan.

Senada, Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Sumatera Utara Aminah Yunus Rasyid, menganggap guru PAUD mempunyai peranan penting dalam mencetak generasi masa depan yang bersaing.

Tetapi dirinya menyayangkan guru-guru PAUD masih dipandang sebelah mata. Kesejahteraan guru PAUD masih belum diperhatikan oleh pemerintah. Padahal mereka dituntut untuk selalu meningkatkan kompetensinya untuk menghasilkan generasi muda yang cerdas.

"Kita berharap agar guru-guru PAUD lebih diperhatikan. Bagaimana kita dapat meningkatkan kompetensi, kalau kesejahteraan kita saja masih kurang diperhatikan," tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Darmayanti Lubis akan memperjuangkan guru-guru PAUD melalui DPD RI. Darmayanti Lubis mengakui keberadaan guru PAUD masih belum diatur jelas dalam undang-undang.

Para pendidik PAUD belum dianggap sebagai guru meski diharuskan untuk memiliki kompetensi yang sama. Meskipun saat ini sudah mulai terdapat perhatian pemerintah terhadap keberadaan guru PAUD, Darmayanti Lubis berharap agar kedepan nasib guru PAUD lebih diperhatikan lagi termasuk peningkatan kompetensi dalam mencetak generasi emas Indonesia.

"Guru PAUD harusnya sudah masuk dalam institusi pendidikan. Kami akan berjuang untuk itu. Jangan khawatir ini akan saya tampung dan akan saya perjuangkan. Kami di DPD akan memanggil menteri terkait," ucap Darmayanti Lubis.***

wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/