Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Madura United Persembahkan Kemenangan Untuk Suporter
Olahraga
13 jam yang lalu
Madura United Persembahkan Kemenangan Untuk Suporter
2
Kadek Agung Sedih Bali United Kebobolan Di Menit Akhir
Olahraga
13 jam yang lalu
Kadek Agung Sedih Bali United Kebobolan Di Menit Akhir
3
Riski Afrisal Langsung Fokus Penuh Untuk Laga Leg Kedua
Olahraga
13 jam yang lalu
Riski Afrisal Langsung Fokus Penuh Untuk Laga Leg Kedua
4
Ezra Walian Bertekad Sudahi Puasa Juara Persib Bandung
Olahraga
14 jam yang lalu
Ezra Walian Bertekad Sudahi Puasa Juara Persib Bandung
5
Borneo FC Sudah Tampilkan Yang Terbaik, Angga Saputro: Masih Ada Peluang
Olahraga
12 jam yang lalu
Borneo FC Sudah Tampilkan Yang Terbaik, Angga Saputro: Masih Ada Peluang
6
PSSI Terima Kasih pada Suporter Yang Dukung Timnas Indonesia
Olahraga
10 jam yang lalu
PSSI Terima Kasih pada Suporter Yang Dukung Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Internasional

Pacari Gadis Hindu, Pemuda Muslim Tewas Dicambuk

Pacari Gadis Hindu, Pemuda Muslim Tewas Dicambuk
Ilustrasi. (tempo.co)
Sabtu, 08 April 2017 17:05 WIB
NEW DELHI - Mohammad Shalik, seorang pemuda muslim berusia 20 tahun di India, dicambuk massa hingga tewas gara-gara berpacaran dengan gadis beragama Hindu.

Dikutip dari tempo.co, polisi menjelaskan pada Jumat, 7 April, tentang kematian Shalik disebabkan aksi kekerasan massa yang menentang kelompok minoritas di India.

Shalik dengan mengendarai sepeda motornya mengantar kekasihnya pulang ke rumah di distrik Gumla, negara bagian Jharkhand pada hari Rabu, 5 April 2017.

Puluhan orang kemudian mengikatnya ke satu tiang di hadapan kekasihnya. Ia kemudian dicambuk dengan tongkat dan ikat pinggang berjam-jam lamanya. Shalik akhirnya tewas keesokan harinya.

Shalik menjalin kasih dengan wanita Hindu itu sekitar setahun lamanya. Dalam perjalanan cinta mereka, beberapa kali Shalik dan pacarnya menerima ancaman.

Kepala kepolisian Gumla, Chandan Kumar Jha mengatakan, tiga orang telah ditangkap. Dan masih banyak yang sedang diburu atas pembunuhan Shalik yang diduga bermotifkan agama.

''Kami sedang berusaha menemukan apakah massa ini dihasut oleh keluarga wanita,'' kata Kumar Jha seperti dikutip dari News Channel Asia, 8 April 2017.

Di India, hubungan kasih berbeda agama masih dianggap tabu di India, khususnya di pedesaan.

Sayangnya, partai berkuasa pendukung Perdana Menteri Narendra Modi, partai Bharatiya Janata (BJP) malah mendukung sikap kelompok keras India untuk mendulang lebih banyak suara untuk pemilihan parlemen pada Maret mendatang. BJP menyuarakan perlindungan bagi peremuan Hindu.

Sebelumnya, seorang pria muslim berusia 55 tahun diserang di negara bagian Rajasthan atas tuduhan menyelundupkan beberapa ekor sapi. Kasus ini membuat India tegang mengingat sapi merupakan hewan suci Hindu.***

Editor:hasan b
Sumber:tempo.co
Kategori:GoNews Group, Umum
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/